SDK Maranatha Sukses Jadi Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 Gugus Semeru

Blimbingsari, 2025 – Suasana meriah dan penuh semangat tampak di lingkungan Sekolah Dasar Kristen (SDK) Maranatha, Desa Blimbingsari, ketika sekolah ini dipercaya menjadi tuan rumah Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2025 tingkat Gugus Semeru. Acara ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta, guru pembina, hingga para kepala sekolah yang hadir mendampingi..

SDK Maranatha dipilih sebagai lokasi pelaksanaan FTBI 2025 karena dinilai memiliki lingkungan sekolah yang bersih, aman, nyaman, dan sangat representatif. Gedung yang tertata rapi, halaman yang asri, serta ruang kelas yang memadai membuat suasana lomba berjalan kondusif dan menyenangkan.

Kepala SDK Maranatha, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan bangga karena sekolahnya diberi kepercayaan menjadi pusat kegiatan penting yang berkaitan dengan pelestarian bahasa dan budaya Bali. “Kami sangat bersyukur SDK Maranatha dipercaya menjadi tuan rumah Festival Tunas Bahasa Ibu. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa sekolah kecil di desa juga mampu menjadi wadah yang berkualitas dalam melestarikan budaya Bali, sekaligus melahirkan generasi penerus yang mencintai bahasa ibu mereka,” ujarnya penuh semangat.

Selain menjadi tuan rumah, SDK Maranatha juga berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan:
– Juara 1 Putra Lomba Baca Puisi Berbahasa Bali
– Juara 1 Putri Lomba Baca Puisi Berbahasa Bali
– Juara 1 Lomba Nyurat Aksara Bali
– Juara 3 Lomba Membuat Cerpen Berbahasa Bali

Prestasi tersebut diraih berkat kerja keras siswa, dukungan guru pembina, dan motivasi dari seluruh warga sekolah. Para siswa yang tampil berhasil memukau dewan juri dengan kemampuan berbahasa Bali yang fasih, intonasi yang tepat dalam membaca puisi, serta keterampilan menulis aksara Bali dengan indah dan rapi.

Para guru pembina SDK Maranatha menuturkan bahwa proses latihan yang panjang dan konsisten menjadi kunci keberhasilan para siswa. Seorang guru pembina mengatakan, “Anak-anak berlatih dengan penuh semangat. Mereka tidak hanya belajar untuk lomba, tetapi juga menanamkan rasa bangga pada bahasa ibu, bahasa Bali. Itu yang paling penting.”

Dengan kemenangan sebagai juara 1 pada beberapa cabang lomba, siswa-siswi SDK Maranatha kini akan melangkah lebih jauh untuk mewakili Gugus Semeru dalam FTBI tingkat Kecamatan Melaya. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kemampuan.

Kepala Sekolah menegaskan, sekolah akan terus mendukung dan memberikan pembinaan terbaik agar para siswa dapat tampil maksimal di tingkat kecamatan nanti. “Kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi. Kami yakin dengan semangat belajar dan dukungan bersama, anak-anak bisa membawa nama baik Gugus Semeru, Desa Blimbingsari, dan SDK Maranatha di tingkat kecamatan bahkan seterusnya,” tegasnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan ajang yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya dan melestarikan bahasa Bali sebagai bahasa ibu. SDK Maranatha berkomitmen untuk terus menjadikan pelajaran bahasa dan budaya Bali sebagai bagian penting dari pembelajaran sehari-hari.

Keberhasilan SDK Maranatha menjadi tuan rumah sekaligus meraih prestasi gemilang pada FTBI 2025 Gugus Semeru menjadi bukti nyata bahwa sekolah ini terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Semangat siswa, dukungan guru pembina, partisipasi orang tua, serta kepemimpinan kepala sekolah menjadi kombinasi sempurna dalam mencetak prestasi. SDK Maranatha kini bukan hanya dikenal sebagai sekolah yang bersih, aman, dan nyaman, tetapi juga sebagai sekolah yang mampu melahirkan tunas -tunas bangsa yang mencintai bahasa dan budaya ibu mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *